Analisis Pengaruh Elastisitas Harga pada Kurva Supply & Demand Produk Tersier

Teori Ekonomi 1

Analisis Pengaruh Elastisitas Harga pada Kurva Supply & Demand Produk Tersier

Image

Disusun Oleh:

  1. Anyssa Riyan Puteri                               (21212010)
  2. Dini Labibah                                           (22212196)
  3. Eka Vidiaztuti Untari                             (22212420)
  4. Noor Mutia                                             (25212366)
  5. Trisna Nugraha Pamungkas                    (27212481)

Laporan yang Disusun untuk Memenuhi Tugas Teori Ekonomi 1 mengenai Analisis Pengaruh Elastisitas Harga pada Kurva Supply & Demand Produk Tersier

 

Dosen: Dr. Prihantoro

 

SMAK’6

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS GUNADARMA

2013

Analisis Pengaruh Elastisitas Harga pada Kurva Supply & Demand Produk Tersier

 

Pada analisis kali ini, kelompok kami akan membahas tentang pengaruh elastisitas harga terhadap pemintaan & penawaran produk tersier. Sebelum kita membahas lebih jauh, kami akan menjelaskan mengenai Elastisitas Harga itu sendiri. Definisi Elastisitas Harga adalah elastisitas mengukur berapa persen permintaan terhadap suatu barang berubah bila harganya berubah sebesar satu persen. Berikut rumus Elastisitas Harga (Price Elasticity of Demand) :

Ep        =                      Image

Berikut macam-macam angka elastisitas harga :

  1. Inelastis (Ep < 1)

Perubahan permintaan (dalam persentase) lebih kecil daripada perubahaan harga. Kalau harga naik sebesar 10%, menyebabkan permintaan turun sebesar 5-6%. Artinya, walaupun harga naik sudah cukup besar, namun permintaan akan barang tersebut juga tidak berkurang terlalu banyak (tidak terlalu signifikan). Contoh barang yang memiliki permintaan inelastic adalah permintaan barang pokok seperti beras, minyak dll.

  1. Elastis (Ep > 1)

Permintaan terhadap suatu barang dikatakan elastis bila perubahan harga suatu barang menyebabkan perubahan permintaan yang besar. Misalnya,bila harga turun 10% menyebabkan naik 20% . karena itu nilai EP lebih besar dari satu. Barang mewah seperti mobil umumnya permintaannya elastis.

  1. Elastis Uniter (Ep = 1)

Adalah ini merupakan tingkat yang paling tinggi dari kemungkinan elastisitas, dimana respon yang paling besar dari jumlah barang yang diminta terhadap harga, artinya jika harga naik 10%, permintaan barang turun 10% juga.

  1. Inelastis Sempurna (Ep = 0)

Kebalikan dari Inelastis Sempurna, tingkat paling rendah dari elastisitas, dimana respon yang jumlah permintaan barang terhadap perubahan harga adalah sangat kecil, artinya berapapun harga suatu barang, orang akan tetap membeli jumlah yang dibutuhkan.

  1. Elastisitas tak terhingga (Ep = )

Perubahan harga sedikit saja menyebabkan perubahan permintaan tak terbilang besarnya.

Setelah membahas secara detail, pada paragraph selanjutnya kita akan membahas tentang factor dari elastisitas harga yang berpengaruh terhadap permintaan barang tersier :

  1. Tersedia atau tidaknya barang pengganti di pasar
  2. Jumlah pengguna atau tingkat kebutuhan dari barang tersebut
  3. Proporsi kenaikan harga terhadap pendapatan konsumen
  4. Periode waktu yang tersedia untuk menyesuaikan terhadap perubahan harga /periode waktu penggunaan barang tersebut.

Selanjutnya, setelah mengetahui factor dari elastisitas harga yang berpengaruh terhadap barang sekunder, kita akan membahas factor-faktor dari elastisitas harga yang berpengaruh terhadap penawaran barang tersier :

  1. Jenis Produk
  2. Sifat Perubahan Biaya Produksi
  3. Jangka waktu

Kesimpulan tentang analisis diatas bahwa pengaruh elastisitas harga pada permintaan barang tersier akan mengalami kurva yang elastis (Ep > 1) sebab orang akan tetap cenderung membeli karena barang tersebut biasanya orang tersebut sudah memenuhi kebutuhan hidupnya seperti kebutuhan primer dan sekunder, sehingga dia akan membeli produk tersier sebagai pengalihan kekayaannya (investasi). Ada 2 motivasi seseorang membuat permintaan terhadap barang tersier, yaitu karena memang unuk keperluan pribadi, seperti mobil pribadi, serta yang kedua karena lingkungan social seseorang sehingga orang tersebut harus membeli barang tersier tersebut untuk menambah gengsi orang tersebut.

Berbeda halnya dengan permintaan, pengaruh elastisitas harga terhadap penawaran barang tersier cenderung Inelastis, (Ep < 1). Hal ini terjadi disebabkan produk tersier memiliki biaya pemasaran yang mahal dan biasanya peusahaan akan memasarkan produknya melalui televisi atau pertemuan secara ekslusif agar pembeli merasa bahwa produk tersebut sangat special sehingga pembeli yang notabene orang kaya akan tertarik untuk membeli produk tersier untuk menambah gensi seseorang.

Sumber :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s