Cara Bersosialisasi dengan baik

Tema singkat yang saya ambil untuk kali ini adalah betapa pentingnya hubungan kita dengan orang lain yang ada disekitar kita. Yang dimaksudkan orang lain ini adalah bisa saja teman,tetangga,dosen,maupun sahabat kita sendiri. Kita tahu bahwa manusia adalah makhluk sosial, yang artinya manusia tidak bisa hidup sendirian tanpa berinteraksi maupun bersosialisasi dengan orang lain. Seperti contoh, jika seseorang itu bersikap individual selama hidupnya,saya berani jamin bahwa hidupnya sangat sangat membosankan. Menurut saya,bersosialisasi adalah naluri yang terjadi langsung dalam diri manusia.

Penting bagi kita untuk belajar bagaimana bersosialisasi dengan orang-orang dan menjalin hubungan dengan teman-teman baru. Kita semua saling membutuhkan dan tidak ada satu orang pun yang bisa hidup tanpa bergantung pada orang lain. Saya ulangi dari kutipan kata pertama bahwa kita adalah makhluk sosial dan kita tidak bisa mengabaikan fakta ini.Sebagai sesama manusia, kita saling membutuhkan. seperti halnya ketika seseorang ingin membeli sayur,maka ia butuh pedagang sayur,jika seseorang sedang sedih,maka ia butuh teman  yang bisa menemani dirinya ketika sedang sedih.

“Tidak peduli seberapa pintar Anda, tidak peduli seberapa komprehensif pendidikan Anda, tidak peduli seberapa luas pengalaman Anda, tidak peduli apa status sosial Anda di masyarakat, Anda tetap perlu bersosialisasi dengan orang lain.”

Mereka membutuhkan kita dan kita juga membutuhkan mereka. Ketika kita sedang menghadapi tantangan yang cukup berat dan kita tidak bisa menanganinya sendiri, kita akan membutuhkan uluran tangan orang lain. Seseorang di suatu tempat yang memiliki solusi untuk itu dan kita tahu bahwa kita memerlukan orang itu. Namun dalam artian disini adalah,kita tidak sepenuhnya membebankan tantangan tersebut kepada orang yang kita mintai tolong tersebut.

Keterampilan sosial tidak jauh berbeda dari keterampilan lain. Tapi tentu kita juga membutuhkan waktu dan latihan untuk mengetahui bagaimana cara bersosialisasi dengan baik dengan orang-orang. Dengan bersosisalisasi, kita bisa belajar banyak hal dari orang lain. Jika kita tahu dan tidak memiliki kesulitan dalam bersosialisasi, Kita bisa mendapatkan bantuan dengan mudah dari orang lain dengan cara yang benar dan sopan tentunya.

Kita belajar bagaimana bersosialisasi sejak kecil. Kita akan setuju bahwa  orangtua yang membawa anak mereka untuk berpartisipasi dalam kegiatan di luar ruangan lebih sering cenderung memiliki kepribadian yang hebat ketika mereka beranjak dewasa kelak. Hal ini dikarenakan mereka telah mendapatkan banyak pengalaman dengan cara berinteraksi dengan banyak orang ketika melakukan kegiatan diluar ruangan tersebut.

Kepercayaan diri dan kenyamanan diri ini dimulai dengan penerimaan terhadap diri sendiri. Jika kita tidak percaya diri dan tidak memiliki kenyamanan diri dalam berinteraksi,maka kita belum bisa menerima orang lain. Kemajuan berbagai keterampilan seperti komunikasi, kesadaran diri, control diri dan harga diri adalah blok untuk penerimaan diri. Seperti yang diungkapkan dalam sebuah pribahasa “malu bertanya,sesat dijalan”,jika kita tidak percaya diri dalam hal apapun,maka kita tidak akan berani berinteraksi sedikit pun hanya karena malu untuk memulai perbincangan. Seperti halnya kita sedang dijalan,lalu suatu saat kita sadar bahwa jalan yang kita ambil seharusnya di belokan pertama tadi dan kita sudah jauh sekali terlewat dari jalan itu,dan sedangkan jalan ini sangat asing sekali untuk kita. Jika kita memiliki sikap percaya diri,maka dengan cepat kita tanya ke warga sekitar atau pejalan kaki yang kita tidak kenal sama sekali (asing). Jika kita tidak memiliki sikap percaya diri,niscaya anda tidak akan menemukan jalan pulangnya.

Menetapkan tujuan dan mencapainya juga penting dalam membangun kepercayaan diri kita, selain itu kita juga bisa membangun kepercayaan dari orang lain di dalam diri kita sendiri. kita harus belajar untuk percaya diri terlebih dahulu sebelum meminta orang lain untuk mempercayai diri kita. Mengembangkan diri secara sosial dan beradaptasi diri dengan lingkungan adalah proses pembelajaran untuk kita.

Membebaskan pikiran kita dari stress juga merupakan hal yang sangat sangat penting sekali menurut saya. Ketika kita sedang stress, kita akan membuat orang lain merasa khawatir dan ini menghambat mereka untuk merasa nyaman berada bersama diri kita. Kita perlu membebaskan pikiran kita dari stress dan menjadi orang yang ceria dan nyaman untuk orang orang yang berada di sekitar kita. Dengan membebaskan pikiran kita dari jenuh,maka kita bisa bersosialisasi dan menjalin hubungan baik kembali dengan orang-orang sekitar kita.

Selama belajar bersosialisasi, jangan pernah takut untuk mengenal orang-orang  baru dan mempelajari hal-hal baru di lingkungan anda,karena mungkin saja hal hal baru yang anda dapatkan adalah hal hal yang malah berguna untuk kedepannya.

Dalam bersosialisasi,seorang individu juga memiliki beberapa keuntungan. Disini saya akan menjabarkan sedikit dari beberapa keuntungan yang diterima individu dari hasil bersosialisasi

1)      Seseorang mampu menjadi anggota masyarakat yang baik.

2)      Seseorang dapat menyesuaikan tingkah lakunya sesuai dengan harapan masyarakat.

3)      Seseorang akan lebih mengenal dirinya sendiri dalam lingkungan sosialnya.

4)      Seseorang akan menyadari eksistensi dirnya terhadap masyarakat di sekelilingnya

5)      Membantu membentuk kepribadian individu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s